Pertama-tama mereka membakar cermin itu.

Terkadang, keinginan itu tak tertahankan: keinginan itu, keinginan yang begitu kuat.
Perasaan ini bisa berubah menjadi kemarahan.
Ini tidak benar. Sangat sulit untuk mengendalikannya.
Namun, amarah bukanlah musuh. Ia hanyalah seorang pelayan.
Jika Anda menaikkan kaca spion...
Cara untuk menghargai perasaan-perasaan ini sederhana: akui keberadaannya.
Mari kita temukan solusi untuk masalah ini tanpa terlalu banyak berpikir atau terburu-buru.
Pertama, singkirkan barang-barang yang tidak Anda butuhkan.
Berdirilah di depan cermin dan katakan ini pada diri sendiri:
Aku mengerti mengapa kamu marah.
Apa hasilnya?
Kemarahan mereda dan kedamaian kembali.
Kita harus meluangkan waktu untuk memikirkan baik sisi baik maupun sisi buruknya.
Kedua hal ini layak mendapat perhatian Anda.
Keduanya adalah bagian dari tubuhmu.
Beri dirimu waktu.
Komentar